Manfaatkan Fitur Pelacakan Harga Otomatis Langkah pertama yang paling efektif adalah menggunakan fitur pantauan harga pada mesin pencari penerbangan. Anda tidak perlu mengecek harga setiap jam secara manual. Cukup masukkan destinasi dan tanggal keberangkatan, lalu aktifkan notifikasi email. Saat harga turun atau ada promo mendadak untuk rute internasional, Anda akan menjadi orang pertama yang tahu sebelum kuota tiket murah tersebut habis terjual oleh wisatawan lain.
Pilih Waktu Keberangkatan di Hari Kerja Banyak keluarga terjebak untuk berangkat pada hari Jumat malam atau Sabtu pagi. Padahal, harga tiket pada hari Selasa atau Rabu biasanya jauh lebih rendah karena permintaan yang menurun. Jika jadwal sekolah atau pekerjaan memungkinkan, geserlah hari keberangkatan dan kepulangan ke tengah pekan. Perbedaan harga per tiket mungkin terlihat kecil, namun jika dikalikan dengan jumlah anggota keluarga, total penghematannya akan sangat terasa untuk menambah uang saku di negara tujuan.
Gunakan Metode Pemesanan Satu Per Satu Satu trik yang jarang diketahui adalah memesan tiket secara individual meskipun Anda berangkat bersama rombongan. Sistem maskapai sering kali menyamakan harga semua tiket dalam satu kode booking berdasarkan kelas kursi yang tersedia. Misalnya, jika hanya tersisa satu kursi termurah, sistem akan otomatis menaikkan harga seluruh tiket keluarga Anda ke kelas yang lebih mahal. Dengan mencari satu per satu, Anda bisa mengamankan beberapa kursi dengan harga terendah yang masih tersisa di sistem.
Pertimbangkan Bandara Sekunder dan Rute Transit Jangan terpaku hanya pada bandara utama di kota tujuan. Terkadang, mendarat di bandara sekunder yang letaknya sedikit di luar kota bisa menghemat jutaan rupiah. Selain itu, penerbangan dengan satu kali transit sering kali dibanderol lebih murah dibandingkan penerbangan langsung (direct flight). Pastikan saja waktu transit tidak terlalu singkat agar anak-anak tidak kelelahan saat berpindah pesawat.












